• Selasa, 09 Februari 2010, 16:00
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

News
Industri Seluler Terancam Krisis Ekonomi

Krisis ekonomi biasanya tidak terlalu berimbas pada industri seluler. Namun, resesi ekonomi kali ini tampak berbeda.

Menurut laporan In-Stat, krisis ekonomi saat ini memberikan efek yang luas dan dalam terhadap sejarah industri seluler. Efek ini menyebar di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Bila dilihat, industri ini memang tergolong kuat dan tahun ini memperlihatkan hasil yang baik. Kendati demikian, firma riset pasar ini menilai, untuk beberapa tahun ke depan, industri seluler akan mengalami perputaran.

Berdasarkan penjelasan Allen Nogee, analis In-Stat, krisis ekonomi saat ini mengindikasikan, akan hadirnya implikasi terhadap bisnis industri seluler secara global, terutama di Amerika Utara dan Eropa. In-Stat percaya hal ini masih akan terus berlangsung hingga 2010 sebelum penjualan perangkat bergerak kembali ke level normal.

Sementara itu, riset lainnya dari In-Stat menyatakan:
- Untuk lima tahun ke depan, pendapatan semikonduktor seluler hanya tumbuh sekitar 3,3% CAGR.

- Lebih dari 1,2 milyar perangkat bergerak akan terjual di tahun ini, tapi pertumbuhannya relatif lebih lambat.

- Industri perangkat bergerak akan terasa tidak seperti biasa seiring dengan melemahnya perekonomian dan kurangnya fitur baru untuk dipromosikan.

Widia Yurnalis

 
Other News
 
 
Article
 
Feature